3 Cara jitu atasi Penis loyo Tanpa Obat Kuat

Pria manapun di dunia ini tidak ada yang mau punya Mr.P loyo. Apa lagi jika saat sedang digunakan untuk ‘bertempur’ ditempat tidur bersama pasangan. Namun, faktanya ternyata banyak pria yang mengalami Mr.P loyo saat sedang berhubungan intim. Masalah pekerjaan dan juga keuangan keluarga bisa membuat kepala pusing yang berefek pada keperkasaan pria di tempat tidur.

mr-p-loyo

loading...

Bagi pria, stres mampu membuat Mr.P jadi tidak berdiri sempurna atau disfungsi ereksi. Tak jarang ketika Mr.P loyo makin membuat stres. Akibatnya, Mr.P makin tak mampu jadi tegak. Stres membuat aliran darah terfokus ke otot-otot tubuh bagian lain, bukan pada penis. Namun, jangan buru-buru membeli obat kuat jika mengalami kondisi seperti ini.

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan demi mengembalikan kejantanan kamu, seperti dilansir Men’s Health dan dikutip dari Liputan6.com, Kamis 3 Desember 2015. Penasaran apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini:

1. Fokus
“Coba untuk fokus pada nikmatnya bercinta, bukan sesuatu hal yang akan terjadi atau sudah terjadi,” terang terapis seks Lisa Thomas. Ketika fokus pada pengalaman bercinta, mulai dari lekuk tubuhnya yang menggoda, desahan suara ketika foreplay mampu membuat pria melayang dan turn-on.

2. Latihan dengan masturbasi
Pria pasti merasa tidak percaya diri kala bercinta dengan pasangan gara-gara penisnya loyo. Mengapa tidak mencoba lakukan masturbasi agar lebih bebas mengkesplorasi tubuh sendiri demi dapatkan kesenangan tanpa malu? “Hal ini akan membantu para pria memahami bahwa jika ereksi hilang (karena stres) itu akan kembali,” terang Thomas.

3. Komunikasikan masalah
Coba bicarakan dengan pasangan masalah yang dialami, mulai dari stres pekerjaan hingga Mr.P yang tak lagi miliki performa sempurna. Berdasarkan pengalaman Thomas, setengah dari kliennya yang melakukan hal tersebut bisa atasi masalah Mr.P loyo.

“Hanya dengan mengatakan kepada pasangan tentang kondisi yang terjadi seperti tekanan stres.Usai menceritakannya berpengaruh membuat pria jadi lebih rileks. Pasangan pun tak merasa bersalah. Ketika rileks, suasana hati jadi lebih baik, hal ini berpengaruh terhadap meningkatkan aliran darah ke Mr.P,” terang Thomas.