7 Lagu Dangdut Yang Dianggap Memiliki Lirik Vulgar

dangdut

Bukan rahasia lagi, banyak lagu dangdut berlirik vulgar bertebaran dan menjadi konsumsi masyarakat luas. Saking seringnya diputar, maka tak heran bila banyak orang secara tak sadar bisa menghafal lagu tersebut. Parahnya, lagu ini biasa diputar di banyak tempat sehingga bisa didengar oleh anak kecil.

loading...

Lagu-lagu vulgar tersebut biasanya menggunakan lirik yang nyerempet ke arah seksualitas. Semakin vulgar, biasanya lagu tersebut semakin cepat pula populer di masyarakat. Seperti apa lirik lagu tersebut? Berikut 5 lagu dangdut Indonesia yang dianggap berlirik vulgar.

1. Wanita Lubang Buaya

Dari judulnya saja, banyak orang yang akan berpikir lagu ini bisa mengarah ke nuansa seksualitas. Lagu ini memang memuat pesan positif, karena menyarankan wanita untuk menjaga diri. Tapi bagaimana menurutmu dengan istilah ‘lubang buaya’?

Wanita kamu harus tahu
Mengapa lelaki buaya
Mau tahu jawabannya
Wanita punya lubang buaya

2. Kebelet

Sulit untuk tidak setuju bahwa lagu berjudul Kebelet bernuansa vulgar. Ceritanya, seorang pria merajuk pada pasangannya untuk mendapatkan sesuatu. Walau tidak menyebut kata tertentu, namun banyak yang percaya lagu berlirik Bahasa Jawa ini tidak cocok didengarkan anak di bawah umur.

Dik, aku yo wis nafsu (Dik, aku sudah nafsu)
Engko bengi aku njaluk iku (Nanti malam aku minta itu)
Balung karo ototku podo kaku (Tulang dan ototku kaku semua)
Lekgak ngunu, ora iso turu (Kalau tidak gitu, tidak bisa tidur)

3. Wes Mbok Rasakne

Dilihat dari sisi manapun, rasanya sulit untuk tidak menyetujui bahwa lagu ini memiliki nuansa seksualitas yang gamblang. Seorang wanita di lagu ini diceritakan sudah pernah melakukan apa pun yang diminta pasangannya.

Aku tau mbok gendong (Aku pernah kamu gendung)
Aku tau mbok pangku (Aku pernah kamu pangku)
Tau mbok lumahne (Pernah kamu baringkan)
Taker mbok udani cepot sual klambi (Korset kamu lepas, lepas celana baju)
Sak kabehane (Semuanya)

Baca Juga : KECELAKAAN MENGERIKAN AKIBAT SEKS

loading...

4. Ngidam Pentol

Wajar bila wanita hamil mengidamkan sesuatu. Kali ini diceritakan seorang wanita mengidamkan pentol alias bakso. Anehnya, bukan bakso sewajarnya yang ia minta. Coba perhatikan lirik pada bait berikut.

Aku pengin pentol sing enek endoke (Aku ingin bakso yang ada telurnya)
Aku pengin pentol sing dobel endoke (Aku ingin bakso yang dua telurnya)
Aku pengin pentol pentol pentol pentol endok (Aku ingin bakso bakso bakso bakso bakso bakso telur)
Sing okeh emine (Yang banyak mienya)

5. Paling Suka (69)

Lagu ini malah lebih populer lagi, sebab yang membawakannya adalah seleb papan atas Indonesia, Julia Perez. Lagu berjudul Paling Suka (69) ini dianggap terlalu vulgar walau Jupe sendiri pernah membantahnya.

“Sebenarnya itu bukan sesuatu yang salah. 69 itukan angka sebelum 70 kalau di angka romawi begitu artinya. Buat Jupe 69 itu simbol Ying dan Yang, keseimbangan dalam hidup dan cinta,” tuturnya.

Kau elus-elus tubuhku
Kau belai-belai rambutku
Terpejam-pejam mataku
Aduh aduh aduh nikmatnya
Duh aduh aduh asiknya
Desah indahmu menusuk kalbu

Baca Juga : IBU GURU DI HAMILI MURID SETLAH DI AJAK ML

6. Maaf, Kamu Hamil Duluan

Lirik yang berbunyi Bila semua sudah terlanjur, terlanjur terjadi ya terlanjur dianggap memperbolehkan hubungan di luar nikah. Tak heran bila lagu berjudul Maaf, Kamu Hamil Duluan ini banyak dikeluhkan orang.

Bila semua sudah terlanjur
Terlanjur terjadi ya terlanjur
Kau hamil duluan padahal pacaran
Aku jadi sedih campur senang

Maaf kamu hamil duluan
Sudah masuk tiga bulan jalan
Kadang aku senang, kadang aku bimbang
Aku gak nyangka ku sudah jadi ayah

7. Mobil Bergoyang

 Apa yang identik dengan mobil goyang? Kebanyakan berkonotasi negatif kan? Nah, apa yang kamu pikirkan saat ada sebuah lagu dengan judul Mobil Bergoyang? Apalagi lirik lagunya seperti berikut ini.

Setiap malam di pinggir pantai mobil bergoyang
Tidak di pantai, tidak di hotel, orang bergoyang
Setiap malam di bawah lampu yang remang-remang
Ada patroli tapi tak peduli yang penting hepi