Ciri-Ciri Ayam Tidak Layak Konsumsi

Loading...
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling banyak digemari oleh masyarakat umumnya. Ada berbagai macam bentuk olahan daging ayam yang begitu menggoda dan menggiurkan. Sehingga tidak mengherankan bila tingkat konsumsi ayam di Indonesia cukup tinggi. 
Namun seiring tingginya tingkat konsumsi daging ayam, hal ini kadang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Bahkan ada oknum pedagang yang tega menjual daging ayam yang sebenarnya sudah tidak layak dikonsumsi. 

Ciri-ciri Ayam Tidak Layak Konsumsi

Tentu saja hal ini sangat merugikan konsumen. Sebab bukan hanya dari segi rasa yang berkurang, tapi juga beresiko menimbulkan berbagai macam penyakit bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Oleh sebab itu perlu kejelian dan kewaspadaan saat membeli daging ayam, agar bisa mendapatkan daging ayam yang masih segar. Lantas apa saja ciri-ciri ayam yang tidak layak dikonsumsi tersebut ? 

1. Warnanya berubah
Ciri ayam yang masih segar memiliki daging berwarna pink atau kemerahan khas daging yang masih segar. Berbeda halnya dengan ayam yang tidak layak dikonsumsi memiliki warna yang telah berubah menjadi keabu-abuan. Selain itu kulitnya pun menjadi kusam. 
2. Beraroma tidak segar
Biasanya ayam yang sudah tidak layak dikonsumsi akan mengeluarkan aroma yang asam atau hampir busuk. Selain itu ayam yang tidak layak dikonsumsi juga memiliki aroma seperti amonika yang menyeruak keluar. Hal inilah yang menandakan bahwa ayam tersebut sudah tidak layak di konsumsi. 

3. Tekstur daging
Kebanyakan daging ayam yang masih segar akan memiliki tekstur daging yang masuh segar, cukup kenyal dan berisi. Sementara bila dibandingkan dengan daging ayam yang tidak layak dikonsumsi akan memberikan tekstur yang sangat lembej, berair dan juga licin. Bahlan bila telah lebih dari satu hari, maka dagingnya akan mengeluarkan lendir yang lengket saat disentuh. 
Kemudian jika Anda membelinya di swalayan atau supermarket, maka perhatikanlah tanggal kadaluarsa yang tertera di kertas keterangannya. Sebaiknya pilihlah ayam yang usia kemasnya masih baru. 
Disamping itu juga disarankan agar Anda tidak memilih ayam yang memiliki warna kebiruan di persendiannya. Kemungkinan ayam tersebut mengalamo cedera dalam perjalanan panjang. Biasanya jenis ayam seperti ini menunjukkan bahwa saat dipotong, ia dalam kondisi yang tidak sehat sehingga bisa mengurangi kesegarannya untuk dioleh dan dikonsumsi. 
Demikianlah ulasan mengenai 3 ciri-ciri ayam yang tidak layak konsumsi. Semoga dengan membaca artikel ini Anda bisa membedakan antara ayam yang layak dikonsumsi dengan ayam yang tidak layak dikonsumsi. Sehingga keluarga kita bisa terbebas dari berbagai macam resiko penyakit yang bisa ditimbulkan akibat mengkonsumsi ayam yang tidak sehat. Semoga bermanfaat.  

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});