Inilah Gelar yang Didambakan Para Nabi

Loading...

Diantara umat manusia ada beberapa orang yang dipilih Allah SWT secara khusus untuk menjadi nabi dan rasul-Nya. Mereka di utus untuk membawa kaumnya pada jalan yang benar yaitu jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Dalam Islam terdapat 25 orang nabi dan rasul yang wajib diketahui. Namun hanya ada lima orang yang mendapatkan gelar Ulul Azmi, yaitu sebuah gelar yang diberikan kepada nabi dan rasul yang memiliki mukjizat luar biasa dalam kehidupannya.

Inilah Gelar yang Didambakan Para Nabi

Selain itu, ada gelar-gelar lainnya yang dimiliki oleh para nabi. Namun ada satu gelar yang sangat mereka dambakan. Bahkan mereka pun berdoa kepada Allah SWT untuk mendapatkannya. Sebuah gelar yang sesungguhnya bisa dimiliki oleh semua orang. Kira-kira apakah gelar yang dimaksud ?

Ternyata gelar yang dimaksud adalah orang-orang yang saleh. Selain manusia pada umumnya, para nabi pun juga mendambakan gelar ini. Sebab kelak di akhirat golongan orang-orang saleh merupakan golongan yang akan mendapatkan kenikmatan di dalam surga.

Bahkan di dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa para nabi juga berharap dan memohon kepada Allah SWT agar mereka digabungkan bersama orang-orang yang saleh.

Sebagaimana dijelaskan dalam ayat-ayat berikut ini :

1. Dalam surah asy-Syuara ayat 83
Nabi ibrahim AS merupakan salah satu nabi mulia yang mendapatkan gelar Ulul Azmi dan gelar Kholilurrahman. Beliau merupakan salah satu nabi yang memohon kepada Allah SWT agar dijadikan sebagai orang yang saleh. Hal ini tercantum dalam surah asy-Syuara ayat 83 yang berarti bahwa,

“(Ibrahim berdoa), ‘Ya Tuhan-ku, berikanlah kepadaku ilmu dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh’.”

2. Dalam surah ash-Shaffat ayat 100
Setelah berdoa agar dirinya termasuk dalam golongan orang yang saleh, Nabi Ibrahim pun juga berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keturunan yang saleh. Sebagaimana disebutkan bahwa beliau berdoa,

Baca Juga :  10 Godaan Setan di Kamar Mandi

“Ya Tuhan-ku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang saleh.” (QS.ash-Shaffat:100)

loading...

3. Dalam surah Yusuf ayat 101
Selain Nabi Ibrahim, Nabi Yusuf yang ketika itu telah sampai pada puncak kekuasaan dan kejayaannya, beliau pun berdoa kepada Allah SWT untuk digabungkan bersama orang-orang yang saleh. Sebagaimana disebutkan bahwa Nabi Yusuf berdoa,

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”(QS.Yusuf:101)

4. Dalam surah an-Naml ayat 19
Nabi Sulaiman merupakan salah satu nabi yang sangat kaya raya, dengan seluruh kebesaran dan keagungan uang ia miliki, ia pun berharap dan berdoa kepada Allah SWT untuk digabungkan bersama dengan orang-orang saleh. Hal ini sebagaimana dinyatakan bahwa Nabi Sulaiman berdoa,

“maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS. an-Naml :19)

5. Dalam surah al-Qashas ayat 27
Kemudian Nabi Syuaib juga berharap agar dirinya termasuk dalam golongan orang yang saleh. Bahkan ketika ia hendak menikahkan putrinya dengan Nabi Musa AS yang telah bekerja menggembalakan ternaknya selama beberapa tahun, Nabi Syuaib pun berkata bahwa Insya Allah Nabi Musa akan mendapatinya termasuk dalam golongan orang yang saleh. Sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an bahwa,

Baca Juga :  5 Kota Penyembah Setan Terbesar di Dunia

“Berkatalah dia (Syu’aib): “Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik”. (QS.al-Qashas:27)

Padahal sesungguhnya di dalam Al-Qur’an, Allah SWT sering memuji para nabi-Nya yang mulia dengan kata-kata “termasuk dari hamba-Ku yang saleh.” Namun para nabi yang sejatinya memiliki kepribadian yang mulia tetap memohon kepada Allah SWT agar mereka termasuk dalam golongan orang-orang yang saleh. Lantas, bagaimanakah dengan diri kita ?

Sebagai manusia biasa agar temasuk dalam golongan orang yang saleh kita tidak hanya harus berdoa kepada Allah SWT, namun juga wajib melaksanakan setiap perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan demikian, semoga kita pun bisa termasuk dalam golongan orang-orang yang saleh. Semoga bermanfaat.